Tim Robot UNY Dominasi Kontes Robot Indonesia 2015 Regional III
TuguLangsa - Tim Robot UNY kembali mendominasi perolehan
juara pada event bergengsi tahunan yang diselenggarakan Direktorat
Jenderal Perguruan Tinggi (DIKTI) yakni Kontes Robot Indonesia 2015
Regional 3 DIY - Jateng yang diselenggarakan pada tanggal 14-16 Mei 2015
di Gelora Universitas Semarang (USM).
Dalam event yang diikuti 61 tim dari 21 universitas ini, UNY melalui UKM Rekayasa Teknologi mengirimkan 5 tim untuk 5 divisi lomba yakni divisi Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI), Kontes Robot Pemadam Api (KRPAI) beroda, Kontes Robot Pemadam Api (KRPAI) berkaki , dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI).
Anggota tim berjumlah 37 orang dengan dosen pembimbing Herlambang Sigit Pramono, M.Cs, Sigit Yatmono, M.T, dan Ilmawan Mustaqim, M.T.
Dari kelima tim yang dikirimkan, UNY meraih 5 kejuaraan, yakni juara 1 divisi KRAI dengan robot Maestro-Evo, juara 1 divisi KRSI dengan robot Rosmary yang menampilkan tari bambangan cakil versi Jogja, juara 1 dan juara algoritma terbaik KRPAI Beroda dengan robot Mobo-Evo, dan juara harapan KRSBI dengan robot Al-Aadiyaat.
Tantangan yang harus dihadapi tim pada saat perlombaan adalah suhu di lokasi lomba yang tinggi. Hal tersebut menyebabkan komponen robot terutama servo mudah panas dan mengharuskan tim untuk melakukan kalibrasi ulang agar robot dapat berlaga dengan baik.
"Suhu lingkungan menjadi tantangan utama bagi kami. Suhu lingkungan yang panas sangat berpengaruh pada robot, terutama pada komponen penyusun robotnya. Selain suhu, hal yang menjadi tantangan tersendiri adalah susahnya komunikasi antar tim pada saat bertanding karena sponsor yang sangat riuh." ujar Arief, ketua tim robot dalam press release yang diterima merdeka.com (18/5).
Dengan diraihnya juara ini, UNY berhasil lolos untuk bertanding di kontes robot nasional yang akan diadakan pada tanggal 11-14 Juni 2015 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. "Kami mohon doa dan dukungannya semoga dalam perlombaan di UMY besok, kami dapat meraih Juara. ujar Arief. [dzm]|Merdeka
Dalam event yang diikuti 61 tim dari 21 universitas ini, UNY melalui UKM Rekayasa Teknologi mengirimkan 5 tim untuk 5 divisi lomba yakni divisi Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI), Kontes Robot Pemadam Api (KRPAI) beroda, Kontes Robot Pemadam Api (KRPAI) berkaki , dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI).
Anggota tim berjumlah 37 orang dengan dosen pembimbing Herlambang Sigit Pramono, M.Cs, Sigit Yatmono, M.T, dan Ilmawan Mustaqim, M.T.
Dari kelima tim yang dikirimkan, UNY meraih 5 kejuaraan, yakni juara 1 divisi KRAI dengan robot Maestro-Evo, juara 1 divisi KRSI dengan robot Rosmary yang menampilkan tari bambangan cakil versi Jogja, juara 1 dan juara algoritma terbaik KRPAI Beroda dengan robot Mobo-Evo, dan juara harapan KRSBI dengan robot Al-Aadiyaat.
Tantangan yang harus dihadapi tim pada saat perlombaan adalah suhu di lokasi lomba yang tinggi. Hal tersebut menyebabkan komponen robot terutama servo mudah panas dan mengharuskan tim untuk melakukan kalibrasi ulang agar robot dapat berlaga dengan baik.
"Suhu lingkungan menjadi tantangan utama bagi kami. Suhu lingkungan yang panas sangat berpengaruh pada robot, terutama pada komponen penyusun robotnya. Selain suhu, hal yang menjadi tantangan tersendiri adalah susahnya komunikasi antar tim pada saat bertanding karena sponsor yang sangat riuh." ujar Arief, ketua tim robot dalam press release yang diterima merdeka.com (18/5).
Dengan diraihnya juara ini, UNY berhasil lolos untuk bertanding di kontes robot nasional yang akan diadakan pada tanggal 11-14 Juni 2015 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. "Kami mohon doa dan dukungannya semoga dalam perlombaan di UMY besok, kami dapat meraih Juara. ujar Arief. [dzm]|Merdeka







