HAMPARAN HUTAN MANGROVE KOTA LANGSA
Salah satu tujuan wisata yang
menjadi favorit wisatawan yang berkunjung ke Langsa Aceh yaitu obyek wisata
kawasan konservasi hutan mangrove. Kawasan hutan Mangrove ini terletak di Kuala
Langsa. Luas areanya sekitar 21 hektar. Dulunya Kota Langsa Memiliki
hutan-hutan Mangrove yang lebat, namun area tersebut sudah banyak menghilang
digantikan oleh kawasan pemukiman, perdangangan/kafe dan tambak-tambak ikan
maupun udang. Beruntung walikota Langsa saat ini Tgk. Usman Abdullah, SE mempunyai ide untuk menyelamatkan hutan
mangrove tersebut yang kemudian di sulap menjadi obyek wisata.
Kawasan hutan mangrove selain
menjadi obyek wisata juga mempunyai fungsi lain yaitu sebagai paru-paru Kota
Langsa serta menjadi benteng yang melindungi masyarkat pesisir kota dari abrasi
air laut. Di hutan Mangrove ini juga menjadi habitat alami pohon-pohon bakau
dan fauna-fauna khas Langsa. Pohon-pohon yang berada di Hutan Mangrove ini
rata-rata sudah berumur puluhan bahkan ratusan tahun. Hutan Mangrove ini juga
dijadikan sebagai laboratorium hidup yang dimanfaatkan oleh peneliti-peneliti
baik dari dalam maupun luar negeri. Hasil penelitan tersebut sangat bermanfaat
bagi ilmu pengetahuan.
Dengan menyusuri jalan setapak yang
telah dibangun oleh Pemko Langsa, kita dapat melihat hewan-hewan khas yang tinggal didalam
hutan. Diantara hewan-hewan merupakan
salah satu hewan yang di lindungi adalah Kera/monyet. Kera/Monyet ini lincah berayun-ayun dari satu dahan ke dahan
lain dan menjadi hiburan tersendiri bagi pengunjung. Dikawasan Hutan Mangrove
ini juga disediakan satu buah tower yang dapat kita gunakan untuk menyaksikan
pemandangan yang indah,dan hijaunya kawasan hurtan nangrove, jadi, saat kita berada di Langsa jangan lewatkan kesempatan
untuk menikmati asrinya hutan bakau yang berada di kawasan Pelabuhan Kualau
Langsa, serta melihat lucunya tingkah hewan monyet sambil menikmati kuliner
khas Langsa pada setiap kafe yang dibangun sangat unik diantara pohon-pohon
bakau. (koceb).







